Sabtu, 13 Maret 2010 12:59 WIB News Share :

Jusuf Kalla berharap SBY ambil keputusan tepat

Jakarta-– Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dapat mengambil keputusan yang arif dan tepat menyikapi hasil keputusan Sidang Paripurna DPR atas kesimpulan dan rekomendasi kasus Bank Century.

Pasalnya, Presiden SBY, saat ini tidak bisa membiarkan keputusan politik di DPR berjalan bersamaan dengan keputusan hukum yang akan dan tengah dijalankan aparat penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi.

Penegasan Kalla yang kini menjadi Ketua Umum Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) diungkapkan, saat ditanya pers seusai kembali dari Padang, Sumatera Barat, di Bandar udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (12/3) malam.

“Kasus Bank Century ini, kan, sudah menjadi keputusan politik dan proses hukum. Kalau proses politik tentu menjadi beban dan moral politik. Akan tetapi, kalau proses hukum, ini kan, ada prinsip praduga tidak bersalah. Jadi, ada kombinasi dari dua hal tersebut. Sebab dari kep utusan politik itu telah masuk ke proses hukum. Padahal, ranah hukum ada praduga tidak bersalah. Namun, di lain pihak juga ada beban dan moral politik,” ujar Kalla.

Oleh sebab itu, menurut Kalla, seorang pemimpin harus benar-benar mempertimbangkan dua hal itu. Ini keputusan seorang pemimpin. Harus ada keputusan, ya, pasti, tambahnya.

Ditanya, apakah Presiden Yudhoyono perlu mengingatkan KPK agar benar-benar menjalankan penyelidikan dan penyidikan Bank Century dengan benar dan independen, Kalla langsung menjawab, Itulah kearifan kepemimpinan. Pastilah Pak SBY akan mengamabil keputusan yang tepat soal itu. Karena tidak mungkin dibiarkan kedua masalah itu ada.

Di tempat terpisah, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, yang dicegat pers sebelum membuka Pendidikan dan Latihan Penyegaran Kader Penggerak Partai Tingkat Nasional P artai Golkar di sebuah hotel di Jakarta, mengharapkan Presiden Yudhoyono dapat segera menindaklanjuti surat DPR atas kesimpulan dan rekomendasi Kasus Bank Century yang telah dikirimkan DPR.

kompas/rif

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…