Sabtu, 13 Maret 2010 19:02 WIB Solo Share :

Hidayat Nur Wahid
Teroris turunkan citra Islam

Solo (Espos)–Dewan Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengungkapkan bahwa aksi teroris yang terjadi selama ini bukan saja merugikan kemanusiaan secara universal. Agama Islam yang selama ini selalu mengajarkan kasih sayang dan toleransi juga menjadi korban aksi teroris.

“Korban terbesar dari aksi teroris sebenarnya ialah Islam. Sebab, aksi teroris selama ini telanjur melekat kepada kaum muslim. Dan citra agama Islam ikut hancur karena teroris,” ujar Hidayat menanggapi pertanyaan para wartawan terkait aksi sejumlah teroris belakangan ini di salah satu rumah makan Solo, Sabtu (13/3).

Anggota DPR RI Komisi I yang menangani permasalahan keamanan dan intelegen ini tak menampik bahwa lahirnya benih teroris selama ini banyak dari kalangan eks narapidana (Napi). Keberadaan para Napi tersebut, jelas dia, secara sosial, ekonomi, politik maupun pemahaman agama masih sangat terpinggirkan.

Sehingga, kondisi para pelaku teror yang sudah terjepit tersebut seakan tak ada pilihan lain selain mengikuti ajakan untuk melakukan teror. Terkait inilah, Hidayat mengkritik keras betapa buruknya kondisi ruang tahanan Indonesia yang mencampur adukkan para tahanan.

“Kita tahu, ruang tahanan kerap menjadi arena judi, penyelundupan ganja, istana mewah, dan mencampuradukkan para tahanan. Akibatnya, keluar dari tahanan bukannya mendapatkan pemahaman yang benar, melainkan kian mudah mengikuti ajakan teroris,” paparnya.

asa

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…