Sabtu, 13 Maret 2010 23:19 WIB Solo Share :

Dana PNPM Kelurahan Mojosongo dikucurkan

Solo(Espos)— Dana program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM), senilai Rp 47,5 juta  sebagai pinjaman bergulir dikucurkan kepada 19 kelompok swadaya masyarakat (KSM) Kridho Utomo Kelurahan Mojosongo, Sabtu (13/3) sore.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari alokasi jumlah total kucuran dana sebanyak Rp 68 juta.  “Sisanya rencananya akan diberikan akhir maret nanti kepada delapan KSM lagi,” ujar koordinator unit pengelolaan keuangan lembaga keswadayaan masyarakat (LKM) Bakti Sejahtera Kelurahan Mojosongo, Purwani, di sela-sela acara penyerahan yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Mojosongo.

Dari jumlah yang cair tersebut, kata Purwani tiap kelompok yang terdiri dari lima orang, mendapatkan dana sebesar Rp 2,5 juta.  Sehingga, tiap orang menerima pinjaman sebesar Rp 500.000 yang akan dicicil selama sepuluh bulan. “Namun, jumlah yang diterima konkret di tangan sebanyak Rp 471.000,” ujarnya.

Sebab, lanjutnya sebanyak Rp 25.000 disisihkan sebagai tabungan penerima yang akan diberikan kembali setelah pelunasan pinjaman. Sedangkan Rp 4.000 digunakan untuk materai dan foto kopi. “Jadi dana tersebut bukan berarti dipotong,” katanya.

Menurut Purwani, sebagian besar penerima pinjaman adalah ibu rumah tangga yang menjalankan usaha kecil-kecilan di rumah. Mulai dari berdagang Sembako maupun makanan matang. Itu sebabnya, dengan usaha kecil yang sudah berjalan itu harapannya pengembalian pinjaman yang disalurkan tidak akan macet.

fey

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…