Jumat, 12 Maret 2010 15:49 WIB News Share :

Mensos
600 warga mengungsi akibat longsor Cianjur

Jakarta— Akibat bencana tanah longsor yang melanda kawasan Leuwi Nanggung, Sukanagara, Cianjur Selatan, Jawa Barat sebanyak 600 warga mengungsi.

“Korban yang tertimbun masih dalam pencarian. Kami juga mendapat
laporan Dinsos Cianjur, enam rumah hancur dan banjir sepanjang Sungai Cibuluh,” kata Mensos Salim Assegaf Al Jufri dalam siaran pers, Jumat (12/3).

Longsor di Desa Sukanagara ini telah menyebabkan 100 rumah terendam dan ada sekitar 600 warga terpaksa mengungsi. Mensos pun merasa prihatin atas kejadian ini, apalagi wilayah Jabar dilanda bencana sejak banjir Bale Endah, longsor Ciwidey dan Garut, serta kini longsor
Cianjur.

“Tapi Pemda Jabar masih dapat menangani, sehingga tidak masuk kategori bencana nasional. Tim Tagana Jabar telah diturunkan untuk evakuasi dan melokalisir pengungsi,” imbuhnya.

Selain itu di masa tanggap darurat, Dinsos telah menyiapkan shelter dan perlengkapan pengungsi, serta dapur umum. “Buffer stock Jabar masih cukup,” imbuhnya.

Longsor melanda kawasan Cianjur Selatan pada Kamis malam kemarin. Petugas gabungan dari TNI, Polres Cianjur serta tim SAR terus berusaha untuk menyingkirkan tanah yang ada akibat longsor itu. Hujan yang sempat mengguyur daerah menyulitkan petugas untuk mencari korban yang ada.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
Marketing dan Surveyor, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…