Jumat, 12 Maret 2010 17:09 WIB News Share :

Mancing, 103 'manusia perahu' asing diamankan

Samarinda— Polres Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), menangkap 103 ‘manusia perahu’ asal Filipina dan Malaysia. Mereka kedapatan melakukan kegiatan illegal fishing di perairan Pulau Balikukuk, Batu Putih, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Berau, AKBP Armed Wijaya, kepada detikcom ketika berbincang melalui telepon, Jumat (12/3/2010).

Armed menjelaskan, 103 WNA itu ditangkap Selasa 9 Maret lalu. Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapatkan laporan dari para nelayan RI.

“Mereka menggunakan 15 perahu. Mereka kemudian kita giring ke dermaga Tanjung Redeb,” kata Armed.

Armed menambahkan, para ‘manusia perahu’ itu mengaku tidak membawa pulang hasil tangkapannya ke negara masing-masing. Ikan yang mereka dapat dijual atau ditukaran barang lain kepada warga di pulau-pulau terdekat.

“Jadi mereka itu hidupnya di atas perahu dan mengaku tidak tahu kalau aktivitas memancing mereka berada di wilayah laut Indonesia. Dan mereka tidak seperti nelayan asing lainnya yang sengaja memancing di wilayah laut Indonesia untuk dibawa kembali ke negaranya,” ungkap Armed.

Menurut Armed, 103 ‘manusia perahu’ itu terdiri dari orang tua hingga balita. Mereka saat ini di tampung tempat penampungan Dinas Sosial Pemkab Berau. Kantor Imigrasi dan Muspida setempat memutuskan segera mendeportasi ratusan WNA tersebut.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…