Jumat, 12 Maret 2010 20:28 WIB Solo Share :

Kolam renang Tirtomoyo merugi Rp 500 juta/tahun

Solo (Espos)–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Solo mengalami kerugian sedikitnya Rp 500 juta per tahun atas operasional dua kolam renang milik perusahaan daerah tersebut.

Lantaran itu, tahun ini, PDAM berencana membangun fasilitas water boom di salah satu kompleks kolam renang.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Solo, Singgih Tri Wibowo mengatakan kerugian hingga Rp 500 juta tersebut disebabkan harga tiket yang cenderung rendah, dibandingkan dengan biaya operasional untuk mengelola kolam renang yang cukup besar. Singgih berharap, langkah pihaknya untuk membangun water boom di salah satu kolam renang milik PDAM dapat menutup kebutuhan biaya pengelolaan. Paling tidak, menekan kerugian PDAM.

“Kalau selama ini rugi sekitar Rp 500 juta per tahun, kami harap dengan penambahan fasilitas water boom itu paling tidak bisa impas. Karena nanti harga tiket juga akan mengikuti naik,” papar Singgih, saat ditemui wartawan, di sela-sela mider praja, di Sabrang Lor, Mojosongo, Jebres, Jumat (12/3).

Pembangunan water boom rencananya dilaksanakan di Kolam Renang Tirtomoyo Manahan. Kolam renang tersebut memiliki empat kolam, dengan ukuran 25×50 meter. Kolam Renang Tirtomoyo Manahan berdiri di atas tanah seluas 1 hektar. Menurut Singgih, biaya pengelolaan empat kolam tersebut tidak sebanding dengan nilai penjualan tiket dari para pengunjung kolam renang.

Dibandingkan Kolam Renang Tirtomoyo Jebres, Tirtomoyo Manahan memang memiliki jumlah kolam lebih banyak sehingga biaya pengelolaannya pun lebih besar. Untuk itu, Singgih menerangkan, Kolam Renang Tirtomoyo Jebres yang memiliki dua kolam akan dibiarkan tanpa pengembangan. Tirtomoyo Jebres disediakan bagi warga Solo yang ingin menikmati rekreasi berenang dengan harga sosial.

Lebih jauh, Singgih menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan kajian nilai investasi yang harus disediakan untuk membangun fasilitas water boom. PDAM Solo, sebutnya, berusaha menekan nilai investasi sehingga cukup dibiayai anggaran PDAM.

tsa

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…