Jumat, 12 Maret 2010 18:15 WIB Sukoharjo Share :

Kepala SMA I Bulu akui beri uang terimakasih

Sukoharjo (Espos)–Kepala SMAN I Bulu, Dwi Ari Listiyani mengakui memberikan uang kepada dua orang anggota komisi IV yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada Kamis (11/3) lalu. Dalam pengakuannya, Dwi Ari juga sempat meminta maaf kepada anggota komisi IV.

Sebelumnya, dua orang anggota komisi IV, M Samrodin dan Sudarsono melakukan Sidak di SMAN I Bulu terkait informasi instruksi pengumpulan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) kepada para siswa. Menjadi persoalan munculnya.instruksi tersebut menjelang Pilkada serta ujian nasional (UN) sehingga terkesan pengumpulan fotokopi KTP sebagai salah satu syarat mengikuti UN.

Dalam rapat dengar pendapat bersama 12 unit pelaksana teknis daerah (UPTD) dan Dinas Pendidikan (Disdik), Dwi Ari mengakui telah memberikan uang kepada dua orang anggota komisi IV yang melakukan Sidak, Jumat (12/3).

“Mengenai uang itu, saya ingin bercerita kalau sejak pagi kemarin itu di kantor sudah ramai-ramai. Ketika saya tanyakan ada apa, ternyata akan ada tamu,” jelasnya kepada tamu undangan yang hadir, Jumat (12/3).

Dwi Ari menambahkan, dalam Sidak kemarin dua orang anggota dewan yang melakukan Sidak terpaksa menunggu lama karena menunggu dokumen yang diminta. “Kemarin itu dewan sudah menunggu lama sementara yang bisa kami hidangkan hanya air putih. Oleh karena tidak ada hidangan, ya kami memang memberikan uang terimakasih. Sungguh tidak ada maksud apa-apa atas pemberian itu,” ujar dia.

aps

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…