Jumat, 12 Maret 2010 14:27 WIB News Share :

Densus 88 awasi Kuningan

Kuningan— Setelah gembong teroris, Dulmatin dan dua pengawalnya tewas, Densus 88 mengawasi sejumlah daerah. Salah satunya, Kabupaten Kuningan, yang merupakan asal trio bom JW Marriot dan Ritz Carlton, Ibrahim, Syafuddin Zuhri dan Muhammad Syahrir yang telah ditembak mati.

Polisi beberapa kali mendatangi rumah H Iwan di Desa Cibingbin yang sempat diamankan densus 88 dan H Jaelani rumah orang tua dan mertua trio bom JW marriot dan Ritz Carltn di Desa Sampora Kecamatan Cilimus untuk sekadar melakukan pengawasan.

“Memang kita awasi, meski dinyatakan tidak terlibat. Pengawasan penting agar jaringan teroris tidak masuk lagi ke Kuningan. Kita juga dibantu tim Densus 88 Polda Jabar dalam pengawasan itu,” ujar Perwira Polisi yang enggan namanya disebut, Jumat (12/3).

Sebelumnya beredar kabar, tim Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris yang mempunyai hubungan dengan Dulmatin di daerah Kuningan Barat. Namun informasi itu dibantah Kapolres Kuningan.

“Isunya sih ada tapi kita belum cek kebenarannya, kita inginkan tetap kondusif,” Tegas AKBP Yoyoh Indayah yang dihubungi Wartawan.

Menurut Informasi tersebut, Tim Densus mengamankan seseorang yang menjadi pengirim dana dari Dulmatin untuk melakukan operasi di Aceh. Ini berkaitan dengan beberapa waktu lalu tim densus menangkap WNA Arab Saudi bernama Babah Ali di Kawasan Cirendang yang merupakan penyuplai dana untuk serangkain pengeboman di Hotel JW Mariot dan Ritz Carlton.

dtc/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….