Kamis, 11 Maret 2010 17:41 WIB Ekonomi Share :

Setahun beroperasi, rata-rata penumpang harian di Adi Soemarmo turun

Solo (Espos)–Rata-rata penumpang harian yang memanfaatkan jasa pesawat terbang melalui Bandara Adi Soemarmo Solo sepanjang satu tahun terakhir turun kisaran 40%, yakni dari 1.300 penumpang per hari menjadi 790 penumpang per hari.

Demikian disampaikan General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo Solo, Andri Iskandri, menanggapi pertanyaan terkait evaluasi kinerja pasca pemindahan bandara ke sebelah utara. Selama satu tahun berpindah lokasi operasional dengan fasilitas setara bandara Internasional, Bandara Adi Soemarmo baru bisa menggaet satu maskapai penerbangan baru, yakni Batavia Air.

Connecting intermoda dinilai masih menjadi kendala. Yakni, akses transportasi menuju bandara masih sangat minim. Akses angkutan umum ke bandara hanya taksi. Bus, angkutan kota, kereta api dan sebagainya belum ada.

“Semua tergantung bagaimana demand dan supply-nya. Kalau yang mau diangkut tidak ada, tentu maskapai akan berfikir dua kali untuk membuka penerbangan ke Solo,” tutur Andri, saat ditemui wartawan di sela-sela kunjungan Komisi IX DPR RI, Kamis (11/3).

Ia tidak mengingkari, dari Solo justru akses ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta dinilai lebih mudah.

“Orang tinggal naik Prameks sudah sampai di bandara, hanya dengan Rp 8.000. Sementara jika ke Bandara Adi Soemarmo, harus naik taksi dengan tarif lebih tinggi, dan akses jalan masih kelas IIIC,” ujarnya.

Terkait kualitas jalan akses ke bandara ini, Andri menyampaikan bahwa tahun ini sebenarnya PT Angkasa Pura I menerima dana dari APBN senilai Rp 13,6 miliar untuk membuat jalur double track dengan panjang 600 meter.

“Tapi, karena Pemkab Boyolali sudah punya site plan sendiri untuk jalan di sekitar bandara termasuk adanya rencana pembangunan jalan tol, anggaran itu kami kembalikan.”

haw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…