Kamis, 11 Maret 2010 13:40 WIB Hukum Share :

Pemusnahan senjata, Ajudan Kapoltabes tertembak

Palembang— Ajudan Kapoltabes Palembang, Briptu Bela tertembak pada bagian pinggang saat acara pemusnahan sebanyak 600 pucuk senjata api ilegal di Palembang, Kamis (11/3).  Senjata api laras panjang yang dimusnahkan itu, saat sedang dipotong meledak dan mengenai ajudan Kapoltabes Palembang.

Saat kejadian ajudan Kapoltabes tersebut berada sekitar 10 meter dari tempat pemusnahan di Markas Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Palembang.

“Tolong aku kena peluru sambil mengangkat tangan untuk minta pertolongan,” ujar Bela sambil menjerit saat kejadian.

Setelah kejadian tersebut, ajudan Kapoltabes itu langsung di bawa ke rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumsel yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Mapolda.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Hasyim Irianto mengatakan, pemusnahan senjata api sudah dilaksanakan sesuai prosedur dan juga disaksikan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin serta unsur Muspida lainnya.

“Dengan adanya kejadian tersebut maka untuk sementara ini senjata api yang belum sempat dimusnakan akan disimpan terlebih dahulu,” ujar kapolda.

ant/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…