Rabu, 10 Maret 2010 08:19 WIB Pendidikan Share :

Penerima tambahan penghasilan tercecer, Disdikpora tegur kepala sekolah

Solo (Espos)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo menegur lima kepala sekolah karena ada sejumlah guru PNS nonsertifikasi yang belum menerima tambahan penghasilan.

Menurut Kepala Disdikpora Solo, Rakhmat Sutomo melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Sugiyanto, pihaknya mendapatkan laporan dari unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Pendidikan terhadap sejumlah guru pegawai negeri sipil (PNS) nonsertifikasi yang belum mendapatkan tunjangan tambahan penghasilan senilai Rp 250.000 per bulan.

Dia mengatakan, ada lima orang guru dari SDN Bumi 1, SDN Karangasem 2, SDN Karangasem III, SDN Dadapsari dan SMK 2 yang tercatat belum mendapatkan dana tersebut.

“Ya kami memanggil lima kepala sekolah untuk mengklarifikasi kenapa ada lima guru di masing-masing sekolah tersebut yang belum terdaftar,” jelas dia ketika dijumpai Espos di ruang kerjanya, Selasa (9/3).

Dia mengatakan, berdasarkan hasil klarifikasi yang dihimpun oleh dinas beberapa guru yang belum mendapatkan dana tambahan penghasilan karena terdapat kesalahan teknis seperti kesalahan ketik dan penyampaian keterangan data yang dinilai kurang lengkap.

Menurutnya, kendati hanya kesalahan ketik dan pendataan yang kurang jeli hal tersebut mengakibatkan sejumlah guru tersebut tidak mendapatkan tambahan penghasilan.

“Kesalahan teknis saja, seperti nama penerima dan keterangan penunjang lainnya yang belum tercatat,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan ada guru yang belum tercatat lantaran yang bersangkutan merupakan guru yang dimutasi dari daerah lain sehingga selama dua bulan dirinya tidak mendapatkan dana tambahan penghasilan. Menurutnya, berdasarkan laporan dari UPTD tersebut pihaknya memanggil kepala sekolah untuk mempertanyakan kenapa hal tersebut tidak dilaporkan.

“Harusnya ketika ada kesalahan seperti ini harus dilaporkan sejak awal untuk segera ditindaklanjuti,” jelas dia.

das

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…