Rabu, 10 Maret 2010 14:12 WIB Karanganyar Share :

Dua orang tewas akibat jembatan putus di Karanganyar

Karanganyar (Espos)—Musibah jembatan putus di Dusun Jigot, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandang, Selasa (9/3) malam, menelan korban dua orang hanyut. Satu korban ditemukan sudah tidak bernyawa, sedang satu korban lainnya masih dalam pencarian, Rabu (10/3).

Kedua korban yang saat kejadian berboncengan sepeda motor, adalah Bayu Tri Setyanto, 16 dan Eko Yulianto, 16, keduanya warga RT RT 1/RW XII, Dukuh Kebonromo, Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan.

Jenazah Bayu akhirnya berhasil ditemukan, pukul 09.00 WIB setelah dilakukan pencarian sejak pagi di sekitar lokasi dengan menyusuri Sungai Jigot/Jrampangan. Sementara Eko masih dalam pencarian, diperkirakan Eko juga meninggal dalam kejadian itu.

Peristiwa naas yang menimpa Bayu dan Eko tersebut, berawal ketika keduanya malam iitu sekitar pukul 19.00 WIB baru saja pulang bermain dari salah seorang teman mereka di Dusun Ngaliyan, Desa Ngadirejo, Kecamatan Mojogedang.

Sebenarnya, jika kedua korban mendengar teriakan warga maka nasib akan berbicara lain. Karena menurut keterangan sejumlah warga, mereka sempat meneriaki keduanya agar tidak melintasi jembatan yang sudah putus itu.

Namun teriakan warga tak didengar korban, kemungkinan karena saat itu kondisi hujan dan sekitar jembatan juga gelap sehingga korban tidak menyadari jika jembatan tersebut sudah putus.

Akibatnya sepeda motor yang dinaiki keduanya terjatuh dari ketinggian tujuh meter. Kedua korban hanyur terserer arus sungai yang saat itu sedang banjir.

try

lowongan pekerjaan
SMK CITRA MEDIKA SRAGEN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….