Rabu, 10 Maret 2010 11:13 WIB News Share :

Di Asutralia, SBY umumkan kematian Dulmatin

Jakarta–Teka-teki identitas teroris yang tewas dalam penggrebekan di Pamulang terjawab sudah. Dipastikan korban tewas adalah gembong teroris Dulmatin. Hal ini setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengumumkan kematian Dulmatin di depan parlemen Australia di Canberra.

“Sebelum saya mengakhiri pidato saya, saya sampaikan, saya dapat berita dari Tanah Air. Setelah Indonesia melumpuhkan 2 teroris, Noordin M Top dan Azahari, alhamdulillah Indonesia telah melumpuhkan teroris yang menjadi buronan di Asia Tenggara, Dulmatin,” ujar SBY, Rabu (10/3) di depan parlemen Australia.

Pernyataan SBY ini langsung mendapat sambutan tepuk tangan dari anggota parlemen Australia.
“Oleh karena itu demi keselamatan manusia sedunia, mari bekerja sama secara global untuk menyelamatkan manusia di dunia ini dari terorisme,” tutup SBY dengan wajah berseri-seri.

Dulmatin adalah pria kelahiran Pemalang, Jateng. Dia pernah menuntut ilmu ke Malaysia, lalu pulang ke daerahnya untuk menikah. Setelah itu dia dikabarkan menghilang setelah bom Bali 2002. Diduga dia bersembunyi di Filipina.

dtc/rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Haul dan Risalah Maulid Simtuddurar

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (09/01/2018). Esai ini karya Muhammad Dalhar, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret dan anggota Jemaah Ahbabul Musthofa. Alamat e-mail penulis adalah mbahdalhar7@gmail.com Solopos.com, SOLO–Haul Habib Ali kembali digelar….