Rabu, 10 Maret 2010 21:26 WIB Solo Share :

Akibat banjir 2009, 90% Dokumen Calhaj Solo 2010 rusak

Solo (Espos)–Hampir 90% dokumen jemaah calon haji (Calhaj) Kota Solo 2010 rusak, akibat banjir yang menggenangi kantor Kementerian Agama Kota Solo, kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Februari 2009 lalu.
Lantaran itu, para jemaah Calhaj diharuskan mengumpulkan kembali dokumen-dokumen yang rusak tersebut.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kantor Kementrian Agama Kota Solo, Sunarno, saat ditemui wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (10/3), mengatakan dokumen yang rusak itu meliputi surat kesehatan, foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) dan sekitar 20 lembar pasfoto untuk masing-masing jemaah Calhaj. Dokumen itu tersebut adalah kelengkapan berkas jemaah Calhaj Solo 2010 yang jumlahnya mencapai 676 orang Calhaj.

“Pengumpulan dokumen sudah kami mulai sejak Februari, tapi kami pertegas lagi dalam pertemuan dalam rangka sosialisasi penyelenggaraan ibadah haji kepada Calhaj di Gedung IPHI tadi pagi. Kami harap jemaah Calhaj secepatnya memenuhi kelengkapan dokumen itu,” ungkap Sunarno.

Dia menerangkan, saat terjadi banjir di kawasan Sumber dan sekitarnya, Februari 2009, sebagian besar dokumen jemaah Calhaj 2010 berada di rak paling bawah. Banjir yang tidak diduga bakal terjadi itu merendam kantor hingga setinggi 30 centimeter (cm) di ruang tempat penyimpanan berkas. Dokumen sengaja diletakkan di rak paling bawah sebab petugas Kementerian Agama Solo tengah memproses dokumen tersebut.

“Tidak ada yang menduga kalau akan banjir. Sebagain besar dokumen 2010 rusak, bahkan ada beberapa dokumen jemaah Calhaj 2011 yang juga rusak,” imbuhnya.

Di lain pihak, Sunarno memastikan selama Calhaj bersedia segera mengumpulkan kembali dokumen, kondisi tersebut tidak akan menghambat tahapan penyelenggaraan ibadah haji 2010. Dia menambahkan, seluruh proses persiapan menuju keberangkatan jemaah Calhaj, baik itu manasik haji, pembuatan paspor maupun pelunasan pembayaran, sudah dimulai. Untuk pelunasan pembayaran, Kementerian Agama Solo berharap semua Calhaj memenuhi kewajiban itu paling lambat Juni 2010.

Berdasarkan data Kementerian Agama Kota Solo, jumlah jemaah Calhaj untuk penyelenggaraan haji 2010 hanya mencapai 676 orang. Sedangkan pada 2009, jumlah Calhaj mencapai 1.015 orang yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (Kloter) keberangkatan. Menurut Sunarno, jumlah jemaah Calhaj pada 2010 itu masih mungkin berubah hingga waktu keberangkatan yang diperkirakan 13 Oktober mendatang.

tsa

lowongan pekerjaan
marketing, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…