Selasa, 9 Maret 2010 15:23 WIB News Share :

Soal penggrebekan di Pamulang, Wapres tunggu laporan Kapolri

Jakarta— Wakil Presiden Boediono belum mau berkomentar soal penggerebakan teroris di Pamulang, Tangerang, Banten, oleh tim Densus 88. Wapres Boediono masih menunggu laporan resmi dari Kapolri.

“Sebaiknya tunggu saja nanti. Kalau sudah ada laporan, ya kita sampaikan,” kata juru bicara Wapres, Yopie Hidayat di Kantor Wapres, Selasa (9/3).

Selain itu, menurut Yopie, Wapres Boediono juga belum bersedia mengomentari operasi keamanan yang masih berlangsung. Sebab hal itu dikhawatirkan dapat membahayakan operasi itu sendiri.

“Biarlah Kepolisian yang menyampaikan ke publik bagaimana dan seperti apa jalannya operasi itu, dan apa yang bisa dilepas ke media,” imbuhnya.

Muncul dugaan, pria yang tewas dalam penyergapan di Ruko Multiplus adalah Dulmatin, salah satu gembong teroris yang oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) diberi harga US$ 10 juta atau setara Rp 93 miliar bagi yang bisa menangkap.


dtc/rif

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…