Selasa, 9 Maret 2010 16:26 WIB News Share :

Sanksi 19 kader PDIP nakal, tunggu proses hukum

Jakarta— PDIP belum memutuskan tentang penjatuhan sanksi kepada kadernya yang diduga menerima travel cheque. Ada 19 kader yang tengah diusut KPK terkait kasus itu. PDIP baru akan memutuskan sikap setelah semua kebenaran terungkap.

“Belum, kita lihat saja nanti. Ini kan masih dalam proses di KPK,” kata pengurus DPP PDIP Ganjar Pranowo di Jakarta, Selasa (9/3).

Sekalipun ada kader yang terbukti terlibat menerima suap berupa cek perjalan, PDIP pasti akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi.

“Tergantung kesalahannya apa, nanti dirapatkan lagi apakah yang bersangkutan harus diperhentikan, atau lainnya,” terang anggota Komisi II DPR ini.

Meski menyayangkan kadernya ikut terseret kasus yang bermula dari pemilihan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Swaray Goeltom, PDIP tak akan menghalangi upaya hukum. Justru KPK harus membuktikan sangkaan-sangkaan tersebut, agar semua dugaan menjadi terang-benderang.

“PDIP berharap yang terbaik, KPK pun harus menjalankan konstitusi ini dengan adil, lurus, tidak asal pilih babat,” tukas Ganjar.


inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT Sejati Cipta Mebel, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…