Selasa, 9 Maret 2010 14:38 WIB News Share :

Pascapenggrebekan, dua pengikut Dulmatin tewas

Jakarta-– Pengejaran terhadap kaki tangan pelaku teroris yang diduga Dulmatin yang tewas dalam penggerebekan di Ruko Pamulang, Tangerang terus dilakukan Densus 88 antiteror. Dua pengikut Dulmatin dikabarkan tewas.

Demikian disampaikan salah satu anggota Densus 88 yang tidak ingin disebutkan namanya. Menurut pengamatan di lokasi, penembakan dua pengikut Dulmatin terjadi di Jalan Surya Kencana, Gang Asem, Pamulang, Tangerang, Jawa Barat, Selasa (9/3).

Dua orang yang diduga kaki tangan Dulmatin, tewas ditembak Densus 88 gabungan dengan Gegana. Menurut pantauan tim Gegana dan Densus 88 terus mondar-mandir di sekitar lokasi.

Lokasi penembakan berada sekitar 50 meter dari mulut gang. Dua teroris menunggangi motorĀ  warna biru. Dua mayat teroris itu tergeletak di pinggir jalan. Saat ini satuan Gegana sedang mencari kelompok yang diduga membawa bom itu.

Penembakan terhadap dua orang tersebut merupakan pengembangan dari penggerebekan di Ruko Muliplus Jl Siliwangi. Saat ini lokasi dijaga ketat
sekitar 30-50 polisi baik dari Gegana, Polsek dan Densus 88.

inilah/rif

Lowongan Pekerjaan
QUALITY CONTROL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…