Selasa, 9 Maret 2010 14:14 WIB News Share :

Al Chaidar
Bisa jadi Dulmatin tewas di Pamulang

Jakarta— Pengamat terorisme Al-Chaidar menduga Dulmatin, gembong teroris yang dikabarkan tinggal di Filipina, tewas dalam penggerebekan teroris di Pamulang.

“Bisa jadi yang tewas Dulmatin. Kelihatan dari cara mereka (Densus 88) menghadapi penggerebekan itu katanya ada satu pimpinan tewas. Tapi mereka akan pastikan dulu,” ujar Al-Chaidar, Selasa (9/3).

Menurut Al-Chaidar, Dulmatin dikabarkan tinggal di daerah Pamulang. Kabar itu setelah pada akhir 2009, jajaran teroris disuruh pulang ke Indonesia. “Memang Dulmatin di daerah Pamulang lama sekali,” imbuh dia.

Densus 88, lanjut Al-Chaidar juga mengatakan teroris di Pamulang itu akan mengepung Jakarta setelah kasus Century.

“Ini waspada tinggi. Mereka (teroris) siap-siap mengepung Jakarta dengan memanfaatkan momen Century untuk revolusi,” jelas Al-Chaidar.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…