Senin, 8 Maret 2010 16:38 WIB Solo Share :

Sensus penduduk 2010 lebih komplet

Solo  (Espos)–Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan sensus penduduk (SP) 2010, 1-31 Mei 2010. Dalam sensus kali ini, warga dihadapkan pada 43 poin pertanyaan, lebih banyak dibanding poin-poin yang ditanyakan pada sensus 2000 silam, yang hanya 14 poin.

Kepala Bidang (Kabid) Statistik Distribusi BPS Jawa Tengah (Jateng), Jam Jam Zamechsyam, saat ditemui wartawan, di sela-sela sosialisasi SP 2010, di Pasar Kliwon, Senin (8/3), mengatakan SP 2010 lebih komplet dibanding sensus yang dilaksanakan 10 tahun lalu.

Dengan penambahan poin pertanyaan, dari 14 poin menjadi 43 poin, SP 2010 diharapkan memberi informasi lengkap mengenai data dasar kependudukan, data dasar perumahan dan parameter demografi. Selain itu, data tersebut dapat dijadikan alat pengukur keberhasilan Indonesia dalam mencapai target pembangunan milenium alias MDGs.

“MDGs itu menyangkut masalah kemiskinan dan kelaparan di Indonesia, masalah kesehatan, tingkat pendidikan, dan lain-lain indikator MDGs. Yang paling update, data mengenai jangkauan alat komunikasi, seperti telepon dan internet juga akan didata. Jadi SP 2010 memang lebih lengkap dan detail,” ungkap Jam Jam.

Untuk mendukung peningkatan poin-poin pendataan tersebut, dia melanjutkan, BPS bakal mengubah model atau sistem pendataan. Jika pada tahun 2000, satu petugas menangani satu individu, maka pada tahun ini, sensus di lapangan ditangani oleh tim.

Sementara itu, di Kota Solo, sensus bakal ditangani sebanyak 1.212 orang. para petugas sensus tersebut sebelum terjun ke lapangan akan menerima pelatihan pada akhir Maret hingga pertengahan April.


tsa

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…