Senin, 8 Maret 2010 21:25 WIB Kuliner Share :

Roti bun plus beragam patties hadirkan beragam sensasi rasa

Siapa yang tidak tahu burger? Makanan praktis berupa roti bulat pipih yang diselipi lempengan daging berbumbu, irisan daun selada, tomat, mentimun dan saus ini sudah puluhan tahun melanglang buana ke seluruh pelosok dunia.

Tak terkecuali Indonesia yang hanya mengenal hamburger. Berbeda dengan sajian burger pada umumnya, yang dimaksud sebagai hamburger dalam bahasa Indonesia adalah daging cacah yang dibentuk bulat, kemudian dipipihkan dan digoreng dengan mentega atau dipanggang di atas bara. Persis isian daging yang biasa ditemui sebagai isi roti burger.

Selebihnya, tidak ditemui referensi yang dapat menyebutkan secara pasti bagaimana sejarah makanan mengenyangkan yang gurih ini hingga dikenal dunia. Salah satu versi yang diyakini banyak kalangan menyebutkan, kata hamburger berasal dari sebuah kota di Jerman, Hamburg. Pencomotan nama ini sekaligus sebagai rujukan darimana makanan ini berasal. Namun, versi lain menyebutkan, sajian roti bersusun ini sebagai hasil kreasi dua bersaudara, Frank dan Charles Menches.

Keduanya tinggal di kawasan Hamburg, New York, Amerika Serikat (AS). Alkisah, saat mengikuti sebuah bazar, mereka terlambat dan terpaksa membuat makanan darurat dari roti dan potongan daging dan sayuran yang disebut hamburger. Sebagian kalangan lain percaya, toko roti burger pertama justru hadir di Texas, AS. Toh, kesimpangsiuran asal roti burger, tak berpengaruh sama sekali pada ekspansi roti burger di seantero jagad. Pada perkembangannya, isian roti burger tak terbatas pada hamburger dari daging sapi cincang tetapi juga daging ayam dan daging ikan.

Roti burger memang sempat membius masyarakat dunia, tak terkecuali di Solo. Tampilannya yang praktis dan cepat saji membuat banyak orang memilih makanan ini sebagai makanan praktis dikala sibuk. “Untuk menyantap makanan lain, kita butuh sendok, piring dan waktu khusus di meja makan. Burger lebih praktis karena bisa dimakan sambil jalan atau belajar,” kata Tessa, salah seorang siswa SMU yang ditemui sedang asyik melahap burger di salah satu restoran cepat saji.

Bicara mengenai ekspansi burger di luar Amerika, nama restoran cepat saji asal negeri Paman Sam, McDonald’s tak boleh ditinggalkan. Restoran cepat saji yang berdiri tahun 1954 ini menawarkan roti burger sebagai menu andalannya. Jagoan burger McD, apalagi kalau bukan Big Mac, roti burger tumpuk spesial dengan saus spesial yang lezat.

Hanya pada gigitan pertama, rasa gurih daging yang berpadu dengan manis dan asam saus, lumeran keju serta roti yang empuk langsung menyergap, memuaskan indera perasa di seluruh bagian lidah. Bonusnya, perut penikmatnya pun terpuaskan karena porsi Big Mac memang lebih dari cukup untuk lambung orang dewasa.

Aneka patties
Roti burger dengan isian lempeng daging sapi cincang atau hamburger bukan satu-satunya pilihan menu di McD. Kalau Anda tak suka daging sapi, ada juga pilihan daging ayam dan ikan. Untuk menu burger dengan isian fillet daging ikan yang dijuluki Fillet O Fish, dijamin Anda akan menemukan sensasi rasa yang berbeda dari roti fillet daging sapi. Teksturnya lebih lembut dengan daging putih dan rasa alami ikan, menu ini bisa jadi pilihan kalau Anda ingin menikmati makanan enak dengan kadar kolestrol yang lebih rendah.

Kalau McD kondang dengan roti burger bercita rasa asli Amerika, roti burger bercita rasa lokal juga memiliki posisi tersendiri di hati masyarakat Solo. Coba saja rasakan nikmatnya sajian Klenger Burger dengan patties daging sapi olahan yang tebal dan tambahan beef chillyberupa irisan daging sapi yang dibumbui saus pedas terasa pas di lidah orang Indonesia penyuka pedas.

Mau yang lebih istimewa? Klenger Burger juga menawarkan menu roti burger untuk pesta kecil. Mereka menyebutnya Raja Klenger. Ukuran roti burger satu ini bukan main. Diameter roti bun-nya saja 30 sentimeter dengan patties daging khas Klenger seberat 250 gram dan tujuh lembar keju yang disusun melingkar, menu yang satu ini cukup mengenyangkan tujuh perut. Untuk mendapatkannya, siapkan uang Rp 100.000. Nilai yang tak terlalu besar untuk menraktir enam tamu saat perayaan ulang tahun.

Apabila tak terlalu suka dengan tambahan sayuran pada roti burger, pesan saja super hemat burger. Namanya juga menu hemat, isian roti burger yang satu ini juga sangat minimalis, demikian pula harganya yang hanya Rp 7.500.

Sebagian tempat menikmati roti burger di Solo:

    1. Mc Donald’s, Jl Radjiman, Laweyan, Solo
    2. King’s Burger, Jl Bhayangkara sebelah Stadion Maladi Sriwedari, Solo
    3. Klenger Burger, Jl Slamet Riyadi 121, depan SMP Bintang Laut, Solo
    4. Erigo Resto, Jl Kebangkitan Nasional, sebelah gedung olahraga Bhinneka, Solo
    5. Mister Burger, Jl Gajah Mada, depan Hotel Ibis, Solo
    6. Tisada Burger, Lapangan Kota Barat, Solo, Jl Honggowongso Ngapeman, Solo, Bunderan Solo Baru, dan Jl Radjiman depan Alfamart, Solo
    7. Edo Burger, Lapangan Kota Barat dan Perempatan Colomadu

      Oleh: Esmasari Widyaningtyas, Fetty Permatasari

      lowongan pekerjaan
      4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
      Loading...

      Kolom

      GAGASAN
      Wacana Lama Densus Antikorupsi

      Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…