Senin, 8 Maret 2010 12:41 WIB Internasional Share :

Pengadilan militer Mesir bebaskan blogger

Kairo— Pengadilan militer Mesir membebaskan Ahmed Moustafa yang dituduh menyebarkan informasi palsu dan menodai citra militer. Atas putusan tersebut Ahmed bisa keluar dari penjara Kafr el Sheikh di utara Kairo.

“Dia telah meminta maaf dan menghapus posting tulisannya,” kata Hamdi Al-Assiuty, pengacara Ahmed, Senin (8/3).

Ahmed, 20, mahasiswa teknik sebelumnya menulis artikel di blog yang mengritik angkatan bersenjata Mesir. Menurut Hamdi, pihak berwenang masih menyimpan kasus tersebut yang suatu waktu dapat diajukan kembali dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Komite Perlindungan Wartawan dan kelompok-kelompok hak asasi manusia memprotes penahanan Ahmed. Mereka mengecam aparat keamanan yang mengancam para blogger yang menulis kritis kebijakan pemerintah.

Pejabat Mesir mengatakan hukum tersebut digunakan terhadap pihak-pihak yang mengancam keamanan nasional atau yang melakukan tindakan terorisme.

Dalam sidang yang digelar Sabtu seperti dilansir kantor berita Reuters, Moustafa meminta maaf terhadap tulisannya yang di-posting di blog. Dia berdalih hanya mengirim ulang informasi yang didapat dari surat elektronik dan tidak dimaksudkan merugikan kepentingan militer Mesir.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Urgensi Mendesain Ulang Prolegnas

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (14/2/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universita Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com.  Solopos.com, SOLO–Sidang paripurna DPR di ujung 2017 lalu dibuka dengan laporan 50 rancangan undang-undang (RUU)…