Senin, 8 Maret 2010 17:27 WIB Sukoharjo Share :

Karyawan PT Nusantara Indah Makmur mogok kerja

Sukoharjo (Espos)–Puluhan orang karyawan PT Nusantara Indah Makmur melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes atas diterimanya kembali salah satu atasan mereka yang belum lama ini keluar, Wisuto Nugroho.

Berdasar pantauan, para karyawan yang melakukan aksi mogok kerja memilih duduk di halaman depan kantor. Beralaskan kertas koran dan kardus mereka duduk bergerombol di sejumlah sudut halaman.
Sementara itu di belakang mereka nampak beberapa unit mobil kantor diparkir. Badan sejumlah mobil kantor itu hampir-hampir tidak terlihat lantaran tertutup puluhan kertas karton yang penuh dengan tulisan bernada kecaman terkait kembalinya, Wisuto Nugroho.

Seorang perwakilan karyawan, Taufan Dwi Sulistyo menjelaskan, aksi mogok kerja hari itu diikuti hampir 50 orang karyawan.

“Aksi mogok kerja hari ini diikuti hampir 50 orang karyawan. Tujuan langkah kami ini sebagai bentuk ketidaksetujuan ats kembalinya Wisuto Nugroho, salah satu atasan kami yang belum ini sebenarnya sudah keluar namun kembali lagi,” tandasnya kepada wartawan di sela-sela aksi, Senin (8/3).

Taufan menambahkan, selama ini para karyawan menilai Wisuto Nugroho sebagai sosok pemimpin yang arogan. “Di era kepempipinan Pak Wisuto, ada karyawan yang kontraknya diperpanjang terus-menerus selama tiga tahun. Padahal praktik seperti itu sebenarnya kan tidak boleh,” tegasnya.

Terkait aksi mogok kerja Senin siang, Taufan menambahkan, para karyawan tidak mau apabila Wisuto Nugroho kembali memimpin mereka.
Ketika akan dikonfirmasi, menurut salah satu karyawan, Defend Prasetyo, Wisuto Nugroho tidak bisa ditemui karena ingin menenangkan diri sebentar.

aps

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…