Senin, 8 Maret 2010 13:17 WIB Hukum Share :

Jaksa ungkap anggota DPR penerima cek suap

Jakarta— Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Rum mengungkapkan nama-nama penerima cek perjalanan (traveller cheque) saat pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI).

Dalam sidang dengan terdakwa, politisi PDIP, Dudhie Makmun Murod di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Senin (8/3) juga terungkap, semua penerima cek suap tersebut berasal dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) periode 1999-2004.

Jaksa Muhammad Rum dalam dakwaannya kepada Dudhie juga menyatakan, total uang suap yang dialirkan senilai Rp 9 miliar. Uang sebesar ini diserahkan di Restoran Bebek Bali, Juni 2004 lalu, kemudian dibagi-bagikan.

Kasus suap dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI 2003 yang dimenangkan Miranda Swaray Goeltom, mencuat setelah ada pengakuan dari mantan politisi PDIP Agus Chondro.

Berikut nama-nama yang masuk daftar jaksa:

1. Panda Nababan menerima uang terbesar (Rp1,45 miliar)
2. Williem M Tutuarima (Rp500 juta)
3. Sutanto Pranoto (Rp600 juta)
4. Agua Condri Prayitno (Rp500 juta)
5. M Iqbal (Rp500 juta)
6. Budhiningsih (Rp500 juta)
7. Poltak Sitorus (Rp500 juta)
8. Aberson M Sihaloho (Rp500 juta)
9. Rusman Lumban Toruan (Rp500 juta)
10. Max Moein (Rp500 juta)
11. JeffeyTongas Lumban Batu (Rp500 juta)
12. Matheos Pormes (Rp350 juta)
13. Engelina A Pattiasina (Rp500 juta)
14. Suratal HW (Rp500 juta)
15. Ni Luh Mariani Tirtasari (Rp500 juta)
16. Soewarno (Rp500 juta)
17. Emir Moeis (Rp200 juta)
18. Sukarjo (Rp200 juta)


vivanews/rif

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…