Minggu, 7 Maret 2010 14:02 WIB Boyolali Share :

Terendam air hujan, 4 hektare sawah puso

Boyolali (Espos)–Sedikitnya empat hektare padi di Desa Potronayan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali gagal dipanen akibat terendam air hujan. Akibatnya, kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Kepala Desa Potronayan, Sugeng mengatakan, sebagian petani masih membiarkan padi yang terencam dan belum mengganti dengan tanaman baru. “Padi yang terendam banjir akhir Februari lalu kurang lebih 15 hektare. Namun, yang benar-benar gagal panen sekitar empat hektare,” ucap Sugeng baru-baru ini, di ruang kerjanya.

Menurut Sugeng, terdapat delapan petani yang menderita kerugian karena padinya gagal panen. Agar kejadian itu tak terulang, dia meminta warganya untuk segera memanen lebih awal. Sebab, dikhawatirkan hujan deras masih akan mengguyur Kota Susu hingga beberapa waktu ke depan.

Lebih lanjut, Sugeng berharap Pemkab Boyolali membantu mengeruk kali di sekitar desanya. Menurutnya, wilayahnya kerap menjadi langganan banjir karena kondisi Kali Kingkang yang mengalami pendangkalan.
“Akibatnya, kalau hujan sedikit saja banyak sawah yang terendam.”

nad

lowongan pekerjaan
PT. ATALIAN GLOBAL SERVICE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…