Minggu, 7 Maret 2010 23:18 WIB Hukum Share :

Perusak Gedung Bhayangkari diduga mabuk

Solo (Espos)–Jajaran Poltabes Solo melakukan pengusutan lebih lanjut menyikapi terjadinya perusakan dan pengeroyokan yang terjadi di depan Solo Grand Mall (SGM), gedung Bhayangkari Solo, dan perusakan mobil di kawasan Adi Sucipto, Sabtu (6/3) malam.

Hasil sementara, massa bermotor yang berbuat ulah di tiga lokasi tersebut dipastikan dalam kondisi mabuk dan hilang kendali. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya satu botol minuman keras di salah satu Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sisi lain, setelah dilakukan pengejaran, massa bermotor diduga berasal dari daerah Klaten.

Demikian ditegaskan Kapoltabes Solo, Kombes Pol Joko Irwanto kepada Espos, Minggu (7/3). Begitu pihaknya mendengar laporan yang terjadi di akhir pekan itu, pihaknya langsung mengklarifikasi kebenaran informasi ke lapangan.

“Memang kejadian di tiga lokasi itu berasal dari kelompok yang sama. Kami memprediksi kalau massa bermotor sedang mabuk, lantaran terdapat 1 botol Miras yang diamankan petugas. Kemudian, setelah ditelurusi lebih lanjut ada dugaan kalau massa bermotor berasal dari Klaten,” jelasnya.

Dia mengatakan, tidak ada kerusakan fasilitas ataupun korban luka akibat kejadian yang berlangsung relatif singkat itu. Kendati demikian, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengusutan agar menemui titik terang terkait dari kelompok mana massa bermotor dan apa motif utamanya.

“Sampai saat ini masih ditelusuri. Kami juga belum dapat mengidentifikasi massa bermotor, karena banyak yang menggunakan helm. Sehingga, tidak terlihat dari luar,” ujar dia.

Terpisah, Kasatreskrim Poltabes Solo, Kompol Susilo Utomo enggan berkomentar soal perusakan dan pengeroyokan yang dilakukan massa bermotor. Pasalnya, persoalan tersebut sudah diserahkan semuanya ke pimpinan Poltabes.

“Semua data yang terkait dengan massa bermotor sudah kami serahkan ke Kapoltabes. Silakan tanya beliau langsung saja. Yang jelas kejadian tersebut berawal dari salah persepsi dari petugas dengan massa bermotor,” terangnya.
Massa bermotor tak dikenal melakukan perusakan dan pengeroyokan di tiga lokasi, Sabtu (6/3) malam. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB dan salah satunya terjadi di kompleks kantor Poltabes Solo. Sesaat setelah kejadian, sejumlah polisi langsung berjaga-jaga di kompleks kantor Poltabes Solo guna menghindari berbagai hal  yang tidak diinginkan.

pso

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…