Minggu, 7 Maret 2010 15:10 WIB Ekonomi Share :

Maskapai penerbangan belum naikkan tarif

Semarang— Sejumlah maskapai penerbangan di Kota Semarang belum menaikkan tarif domestik 10% untuk perjalanan 1-2 jam yang merupakan revisi atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2002 Tentang Tarif Penumpang Angkutan Udara Niaga.

“Saat ini kami belum menaikkan tarif penerbangan domestik karena memang dari pihak manajemen pusat belum menginstruksikan hal tersebut,” kata Kepala Perwakilan Sriwijaya Air Kota Semarang, Hendrik Ardiansah, di Semarang, Minggu (7/3).

Dia menjelaskan, semua permintaan tiket dengan tarif normal masih bisa terpenuhi yakni sekitar 90% setiap kali penerbangan. Jika kenaikan tarif domestik sebesar 10 persen telah diberlakukan semua maskapai, katanya, hal tersebut tidak akan menjadi masalah.

“Konsumen yang menggunakan jasa transportasi udara merupakan segmen tersendiri dan berbeda dengan konsumen jasa transportasi yang lain,” katanya. Hendrik menyebutkan, pengguna angkutan yang lain seperti transportasi darat dan laut mempunyai segmen pasar yang lebih luas dan terpengaruh oleh kenaikan tarif.

Kepala Perwakilan Garuda Indonesia Kota Semarang, Kokoh Ritonga, mengatakan, tarif penerbangan domestik belum mengalami kenaikan. “Semua tarif penerbangan domestik Garuda Indonesia masih tetap sama dengan tarif penerbangan sebelumnya,” katanya.

Sejak awal Bulan Maret 2010, ungkapnya, Garuda Indonesia menawarkan tiket promo bagi pelanggan. Tarif promo itu berbeda dengan beberapa promo sebelumnya. Dia menjelaskan, konsumen pada promo kali ini akan mendapatkan potongan harga jika membeli tiket pergi-pulang untuk semua rute domestik.

ant/rei

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…