Minggu, 7 Maret 2010 16:36 WIB Wonogiri Share :

Kasus DBD tinggi, 3 kecamatan diwarning

Wonogiri (Espos)–Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yakni Baturetno, Wonogiri, dan Giriwoyo mendapatkan peringatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) setempat karena jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi selama dua bulan terakhir.

Warga di tiga wilayah itu diminta meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Informasi yang diperoleh Espos, sebanyak 307 kasus DBD terjadi sepanjang Januari-Februari 2010. Perinciannya, di Baturetno 62 kasus, Wonogiri 47 kasus dan Giriwoyo 35 kasus. Sisanya 163 kasus, tersebar di 22 kecamatan lain.

Kepala bidang (Kabid) Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Wonogiri, dr Tuty Darsari, Minggu (7/3), mengungkapkan, pihaknya memberikan surat peringatan ke Camat Baturetno, Wonogiri dan Giriwoyo agar meningkatkan kewaspadaan dan mengintensifkan PSN .

“Musim hujan kali ini kan memang agak berbeda dengan sebelumnya. Hujannya jarang-jarang dan justru itulah yang membahayakan. Banyak air akan menggenang dalam waktu lama dan menjadi media yang baik sekali untuk pertumbuhan jentik-jentik nyamuk DB,” jelas Tuty.

Kasi Pengendalian Penyakit Bidang P2PL, Supriyo menambahkan, mulai Maret ini, pihaknya mengadakan sosialisasi tentang PSN. Sebanyak 48 desa dengan fokus di tiga kecamatan yang memiliki angka kasus DB paling tinggi, siap didatangi oleh tim sosialisasi.

shs

lowongan pekerjaan
Carmesha Music School, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…