Sabtu, 6 Maret 2010 23:57 WIB Tak Berkategori Share :

Senggol mertua, istri dihajar suami

Madiun— Diduga kesal dengan istrinya yang secara tidak sengaja memukul mertua, Dedi, 30 nekat menghajar Sri Rahayu, 30 istrinya sendiri hingga masuk rumah sakit. Akibatnya Dedi kini harus berurusan dengan pihak kepolisan setempat setelah istrinya melaporkan kejadian tersebut pada polisi.

Dalam laporannya di Polres Madiun korban Sri Rahayu mengaku pemukulan terhadap dirinya tersebut terjadi pada 24 februari lalu. Akibat pukulan tersangka pada bagian kepala, korban harus dirawat tiga hari di rumah sakit.

Kapolres Madiun AKBP Umar Efendi melalui Kasat Reskrim AKP Moh Zaini mengatakan pihaknya berhasil mengamankan tersangka yang sebelumnya sempat melarikan diri ke Surabaya.
“Tersangka sudah kami amankan, saat ini kasus ini sendiri ditangani oleh unit perlindungan perempuan dan anak,” ujar Zaini, Sabtu (6/3).

Ia menambahakan, motif KDRT ini diduga akibat ketidakcocokan antara kedua belah pihak, bahkan hanya karena masalah makanan yang tidak sesuai selera tersangka mereka sudah bisa bertengkar. Puncak dari pertengkaran setelah ibu kandung Dedi tinggal se-rumah dengan pasangan suami istri itu.

Apapun alasan tersangka, lanjut Zaeni, polisi menjerat Dedi dengan 44 ayat 1 dan 4 UU RI No 23/ 2004 tentang penghapusan KDRT ancaman hukumannya lima tahun penjara.

“Perkara ini adanya delik aduan dan si korban hingga sekarang tidak mencabutnya,” tambah Kasat Reskrim.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…