Sabtu, 6 Maret 2010 11:27 WIB News Share :

PDIP
Tolak Paripurna, Boediono tak tahu diri

Jakarta— PDIP menganggap pernyataan Boediono yang menolak keputusan paripurna atas kasus Century sebagai sikap yang tak tahu diri.

“Rakyat sudah tidak percaya lagi padanya, kenapa masih terus, kan artinya beliau gak tau diri. Ia sudah didelegitimasi keputusan rakyat melalui paripurna DPR,” ujar anggota DPR fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari, Sabtu (6/3)

Menurut Eva, sikap Presiden SBY dan Boediono yang sepakat menyerahkan proses penanganganan kasus Century ke proses hukum menimbulkan kecurigaan. Sebab, setelah keputusan paripurna terlihat dua institusi penegak hukum, kepolisian dan kejaksaan berada di kubu pemerintah.

Artinya, lanjut Eva, ada kemungkinan terdapat kompromi dalam penuntasan kasus Century di jalur hukum. “Sejak kasus Century di paripurna, sepertinya terlihat polisi dan kejaksaan justru mendekat ke SBY. Kalau mereka setuju diproses hukum, bisa saja terjadi deal tertentu,” kata Eva

inilah/rif

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…