Jumat, 5 Maret 2010 08:21 WIB Ah Tenane Share :

Sangu kemah

Menjelang Hari Pramuka lalu, sekolah Jon Koplo akan mengadakan perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) yang diikuti oleh semua SD se-kecamatan Trucuk, Klaten Timur. Sebagai siswa kelas enam Jon Koplo diwajibkan ikut.
Sesuai kesepakatan, setiap anak dijatah membawa tiga barang yang digunakan untuk satu regu. Koplo dapat jatah membawa tikar, panci dan pisau. Tapi dasar Koplo, anak yang suka nggampangke, hingga hari Jumat ia sama sekali belum menyiapkan barang-barang yang akan dibawa. Ia cuma menyiapkan baju, sangu dan keperluan lain yang dimasukkan ke dalam tas. Masalah datang di pagi harinya. Ndilalah Sabtu pagi itu Koplo bangun kesiangan. Ia pun gedandapan, cepat-cepat  mandi, lalu mengambil tas dan alat-alat lain yang harus dibawanya. Setelah ready, ia segera mengambil panci dan pisau di dapur. Tapi yang jadi masalah adalah tikar. Koplo mencari tikar di setiap ruangan di rumahnya, tapi tidak ketemu.
Nah, ketika Koplo masuk ke kamar ibunya, ia menemukan tikar yang ia cari, tapi di atas tikar itu terdapat tumpukan baju cucian kering yang belum sempat dilipat oleh ibunya. Tanpa pikir panjang Koplo langsung memindahkan baju-baju tersebut dan buru-buru melipat tikarnya untuk dibawa ke sekolah.
Sampai di sini, semua aman dan terkendali. Masalah terjadi pada saat di lokasi perkemahan. Setelah capek memasang tenda, teman-temannya meminta Koplo menggelar tikar bawaannya di bawah pohon untuk istirahat. Dan pada saat tikar digelar itulah ternyata ikut tergelar pula sebuah BH dan celana dalam ibunya yang masih nyangkut di dalam lipatan tikar. Karuan saja semua teman bahkan gurunya ikut ger-geran menertawai Koplo.
”Oalah Plo… Plo! Kemah kok sangu jeroane mbokne. Nggak dikeloni semalam kangen ya?” celetuk Tom Gembus, teman satu regunya. Muka Koplo langsung merah menyala saking malunya. o Kiriman Ika Wulansari, Majegan RT 06/RW I, Wonosari, Trucuk, Klaten 57467

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…