Jumat, 5 Maret 2010 10:43 WIB Internasional Share :

Gempa Chili, 103 tahanan terpaksa dibebaskan

Santiago— Hindari korban jiwa sebelum diterjang tsunami, seorang kepala penjara di Kota Concepcion, Chili, Enrique Fritz, mengambil risiko besar dengan membebaskan 103 tahanan.

“Itu keputusan kemanusiaan,” kata Enrique Fritz kepada kantor berita AFP, Jumat (5/3).
“Kami sangat dekat dengan laut, saya tak bisa meninggalkan mereka terkunci untuk mati,” imbuhnya.

Penjara tersebut rusak parah akibat gempa berkekuatan 8,8 Skala Richter yang mengguncang Chili, Sabtu (27/2) lalu. Pusat gempa tak jauh dari penjara tersebut.

“Hati saya hancur melihat kerusakan itu,” tutur Fritz yang telah memimpin rumah tahanan tersebut selama 30 tahun lebih.

Fritz mengatakan, dirinya saat itu harus mengambil keputusan berat yang bisa merugikan karirnya. Yakni melepaskan para kriminal karena ancaman tsunami yang menghadang.

Namun dari 103 tahanan yang dilepaskan, 70 orang di antaranya telah ditangkap kembali dengan bantuan polisi. Sebagian ditangkap di rumah mereka. Bahkan sekitar separuh dari 70 tahanan tersebut menyerahkan diri secara sukarela.


dtc/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…