Jumat, 5 Maret 2010 15:35 WIB News Share :

Buntut bentrok Makassar, Kapolres terancam dipecat

Makassar— Buntut bentrokan antara polisi dengan mahasiswa, Kapolda Sulsel Irjen Pol Adang Rochjana mengancam akan memecat Kapolres Makassar jika tidak menindak anak buahnya. Selain itu Adang juga menyatakan akan menindak tegas para pelaku bentrokan.

Menurut Kapolda dalam keterangan persnya di Mapolwiltabes Makassar, Jumat (5/3) yang dihadiri Walikota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, Kapolwiltabes Makassar, Kombes Pol Gatta Chaeruddin, siapapun yang bersalah terkait unjuk rasa yang berakhir bentrok baik antara mahasiswa, polisi dan warga akan ditindak tegas.

Bahkan, lanjutnya, salah seorang anggota polisi yang diduga kuat terlibat penyerangan sekretariat HMI Cabang Makassar telah ditahan. Ia adalah AKP Sukirman, anggota Densus 88 yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Menurut Kapolda, tidak ada yang kebal hukum baik polisi, mahasiswa maupun warga yang terdeteksi melakukan tindakan penyerangan. Pihaknya akan mengusut kasus tersebut dan diproses secara hukum.

“Olehnya saya sudah instruksikan ke Kapolres-kapolres yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan dan Barat agar bertindak tegas terhadap anggotanya. Jika Kapolres tidak bisa bertindak tegas, maka saya yang akan tegasi kapolresnya,” tegas dia.

Kapolda juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar mahasiswa atau warga yang berunjuk rasa ini tidak dianggap musuh.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT.MITRA PINASTHIKA MUSTIKA FINANCE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…