Kamis, 4 Maret 2010 22:15 WIB Boyolali Share :

Kernet tewas terlindas truk trailer

Boyolali (Espos)–Nasib tragis dialami warga Gunungpati, Kabupaten Semarang, Candra. Pria yang bekerja sebagai kernet trailer itu tewas akibat terlindas trailer saat memberi aba-aba kepada sopir di halaman parkir gudang PT Solo Murni (Kiky), Jl Solo-Semarang Km 14, Batan, Bangak, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Rabu (3/3) malam.

Informasi yang dihimpun Espos, Kamis (4/3), kejadian tersebut bermula ketika trailer bernomor polisi (Nopol) H 1999 UH yang dikemudikan Agus, 46, warga Jl Mayjen Sutoyo S-23, Cacaban, Magelang, masuk ke lokasi pabrik pukul 20.30 WIB. Trailer tersebut langsung menuju ke  gudang di bagian belakang.

Korban lalu turun untuk memberi aba- aba kepada sopir untuk mengarahkan kendaraan yang akan diparkir tersebut. Namun kemudian korban ke bagian belakang kabin untuk memegang selang rem karena selang tersebut terlihat akan terlepas. Bila terlepas, maka diperkirakan rem tidak akan dapat berfungsi.

Diduga, karena kurang hati-hati, korban terpeleset dan terlindas roda trailer. Akibatnya, korban pun tewas seketika karena luka parah di bagian kepalanya.  Kapolres Boyolali, AKBP Agus Suryo Nugroho, melalui Kapolsek AA Gede Oka, Kamis, membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Ya, tadi malam (Rabu malam) kami langsung datang ke lokasi kejadian setelah menerima laporan,” ungkap Kapolsek. Dikemukakan Kapolsek petugas sempat kesulitan mengidentifikasi nama lengkap dan alamat korban karena korban tidak membawa KTP ataupun kartu identitas diri lainnya.

sry

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…