Rabu, 3 Maret 2010 10:59 WIB News Share :

Tanggapi buku Susno, Kapolri tak ingin ada lagi penghianat

Jakarta— Pasca diluncurkannya buku mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji, Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri mengeluarkan pernyataan keras kepada anggotanya, agar memegang teguh komitmen dan jangan ada anggota yang berkhianat kepada organisasi.

“Jangan ada lagi yang berkhianat. Lebih baik pagi-pagi menghadap saya untuk berhenti dari kepolisian,” ucap Kapolri saat acara serah terima jabatan sejumlah perwira tinggi Polri di Mabes Polri, Rabu (3/3).

Pernyataan itu dikatakan Kapolri pasca diluncurkannya buku tentang mantan Kabareskrim Polri Komjen Susno Duadji berjudul “Bukan Testimoni Susno”. Dalam buku itu Susno mengungkapkan lima kebohongan Kapolri saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR.

Susno juga memaparkan sikap koruptif pimpinan Polri dalam membuat rencana penggunaan anggaran Polri, ketidakkonsistenan para pimpinan Polri dalam menerapkan kebijakan di tubuh Polri dan anggotanya.

Apakah pernyataan itu diarahkan kepada Komjen Susno Duadji, dengan tegas Kapolri mebantahnya.

“Nggak. Penghianat itu dalam arti semua bertindak dalam koridor,” tegasnya

kompas/rif

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…