Pantun Koplo

3koplo

Jon Koplo, siswa kelas VI sebuah SD di Solo ini jan kebangeten tenan. Setiap guru menerangkan pelajaran, ia selalu ngomong sendiri atau ribut dengan teman sebangkunya. Begitu juga ketika Bu Lady Cempluk, guru Bahasa Indonesia-nya menerangkan tentang pantun, Koplo cuma ngecuprus dengan teman di sebelahnya.
Di akhir pelajaran, Bu Cempluk menulis sebuah sampiran di papan tulis dan murid-murid diminta untuk membuat isi pantun.
”Sekarang, lengkapi sebait pantun berikut ini!” perintah Bu Cempluk sambil menulis di papan tulis yang berbunyi: Satu dua tiga dan empat, lima enam tujuh delapan …
Semua murid berpikir untuk melengkapi kalimat itu menjadi sebait pantun. Tapi Jon Koplo cuma bisa plompang-plompong karena waktu diterangkan tadi tidak nggatekke.
”Wah, piye iki? Aku ora mudheng! Wis, diisi sak-sake wae, sing penting digarap, salah mbok ben,” batin Koplo.
”Sekarang Tom Gembus maju! Bacakan pantun hasil karyamu!” pinta Bu Cempluk.
Tom Gembus segera maju dan membaca pantunnya, ”Satu dua tiga dan empat, lima enam tujuh delapan. Jangan pernah tinggalkan salat, kalau ingin jadi orang beriman.” Semua murid dan Bu Cempluk bertepuk tangan.
Tibalah giliran Jon Koplo. Akan tetapi Koplo tak mau maju karena hasil pantun yang dibuatnya cuma ngawur. Akhirnya buku Koplo diminta Bu Cempluk dan pantun hasil karyanya dibaca di depan kelas.
”Anak-anak, dengarkan baik-baik! Inilah adalah pantun hasil karya Jon Koplo,” kata Bu Cempluk sambil membaca tulisan Koplo.
”Satu dua tiga dan empat, lima enam tujuh delapan.
Sembilan sepuluh sebelas dua belas, tiga belas, empat belas, lima belas, enam belas!” Seketika itu murid-murid tertawa mak gerrr…!
”Plo, itu bukan pantun, tapi ajar ngetung!” komentar Gendhuk Nicole sajak ngece, sementara Koplo cuma bisa pringas-pringis kisinan.  Kiriman Satafa Alfian Najam, Kelas V11-1, SMP Al Islam 1, Jl Ponconoko 37, Nirbitan, Solo.

Editor: | dalam: Ah Tenane |

Bisnis Indonesia

Fatal error: Call to undefined method WP_Error::get_item_quantity() in /home/dotcom/www/solopos/elements/themes/terbaru/widget-bisnis.php on line 8