Rabu, 3 Maret 2010 13:45 WIB News Share :

Inul incar kursi Bupati Malang

Malang— Inul Daratista, pedangdut yang terkenal dengan goyang ngebornya diam-diam mengincar kursi Bupati Malang, dalam ajang Pilkada setempat yang akan digelar Agustus 2010 mendatang.

Inul dikabarkan telah mendekati Ketua DPC PKB setempat untuk maju dalam Pilkada Bupati Malang. Bahkan, dengan segala upaya dan kesungguhnya, Inul siap menyokong dan mengucurkan dana lebih dari Rp 60 milyar.

“Hal itu memang sudah jadi pembicaraan internal PKB baik ditingkat PAC maupun pengurus. Hanya saja, soal tersebut masih belum dikemukakan. Semua masih dipertimbangkan,” ucap Budiono, Wakil Ketua PAC PKB Kecamatan Wagir, Rabu (3/3).

Dijelaskan Budiono, bisa jadi hal itu menjadi rujukan. Mengingat, sampai saat ini belum ada jago dan nama yang pas soal siapakah bakal calon bupati dan wakil bupati dari PKB. Sedang keberadaan Inul sendiri, bisa menjadi oase dan mendulang suara nantinya.

Sementara itu, hadirnya istri Adam Suseno, pengusaha rumah makan dan tempat karaoke keluarga yang tersebar di seluruh Indonesia itu, bisa jadi batu sandungan bagi semua calon. Termasuk, calon incumbent dari Partai Golkar. Mengingat, nama besar Inul Daratista ini sudah sangat dikenal di kalangan masyarakat luas.

Hampir dipastikan, Inul punya kans besar untuk mendulang suara jika Ketua DPC KPB Sanusi, memberikan respon positif dan secepatnya membuka tangan untuk merangkul Inul.

Agus Salim selaku Seketaris DPC PKB Kabupaten Malang mengatakan jika PKB adalah partai terbuka. Hanya saja, ia menjelaskan jika Inul sebaiknya mendaftar langsung secara resmi. Sehingga semuanya bisa terlihat jelas.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…