Selasa, 2 Maret 2010 12:45 WIB News Share :

Sidang paripurna kasus Century berakhir ricuh

Jakarta–Paripurna berakhir ricuh, setelah pembacaan hasil Pansus Century oleh Ketua Pansus Century Idrus Marham selesai. Banjir interupsi langsung menyeruak di sidang paripurna DPR.
Gara-gara banjir interupsi, sidang pun ricuh, S. Sejumlah anggota DPR teriak dan sebagian lagi bergerak maju menuju meja pimpinan DPR. Interupsi pertama dilakukan oleh Bambang Soesatyo.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar. Bambang mengingatkan mengenai usulan Pansus agar sidang paripurna diselesaikan hari ini, dengan melakukan voting. Setelah itu banyak sekali anggota DPR yang melakukan interupsi.

Antara lain Akbar Faizal dan beberapa orang dari Partai Demokrat, termasuk Irawadi Syamsuddin. Kericuhan semakin terjadi saat anggota Fraksi Partai Demokrat menyampaikan bukti baru ke pimpinan DPR.

Anggota DPR dari FKB Lily Wahid meminta interupsi, namun dicuekin. Sampai akhirnya sekitar pukul 12.15 WIB, sejumlah anggota DPR bergerak dari kursinya dan maju ke pimpinan DPR.
Karena para interuptor tak diakomodir, akhirnya semakin banyak anggota DPR yang merangsek ke maju pimpinan sidang.

Bahkan, nyaris terjadi baku hantam. Teriakan-teriakan anggota DPR terus menggema. Hingga pukul 12.30 WIB, kericuhan masih berlangsung dan belum reda.


dtc/rif

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…