Selasa, 2 Maret 2010 16:46 WIB News Share :

Jalan longsor, jalur Purwodadi-Blora terputus

Grobogan (Espos)–Jalur Purwodadi-Blora terputus, menyusul longsornya talut jalan provinsi  di dekat jembatan Kedung Kendil, Desa Bandungsari, Kecamatan Ngaringan sepanjang 16 meter atau memakan tiga perempat badan jalan, Selasa (2/3).

Longsor tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, Senin malam (1/3). Secara perlahan talut jalan yang sebelumnya sudah longsor terus tergerus dan akhirnya memakan badan jalan.

Karena badan jalan sebelah timur jembatan tinggal seperempat, akhirnya warga melaporkan hal tersebut ke pihak desa yang diteruskan ke dinas terkait. Sehingga mulai Senin pukul 22.00 WIB, jalur Purwodadi-Blora terputus.

Arus lalu lintas akhirnya dialihkan. Untuk kendaraan yang datang dari arah Purwodadi dialihkan melalui Kuwu, Sulursari, Kradenan hingga Randublatung, Blora. Demikian sebaliknya, melalui jalur yang sama.

Selain talut jalan di sebelah timur yang longsor hingga memakan tiga perempat badan jalan, menurut warga setempat, Mahendra, talut jalan di sebelah barat jembatan Kedung Kendil juga mulai tergerus air.

“Talut jalan sebelah barat jembatan yang longsor tergerus air, panjangnya sekitar dua meter dengan lebar dua meter. Jika tidak segera ditangani maka bisa memutus badan jalan,” jelasnya ketika dihubungi <I>Espos<I>, Selasa (2/3).

Terpisah Kepala Balai Pelaksana Teknis Dinas Bina Marga Jateng Wilayah Purwodadi, Narto kepada wartawan menyatakan, akibat gerusan air setelah hujan menyebabkan talut jalan longsor.

“Akibat lonsgornya talut di dekat jembatan tersebut, badan jalan terputus kini tinggal seperempat, sehingga tidak bisa dilalui,” jelas Narto

Karena tidak masuk dalam anggaran 2010, menurut Narto, semula rencananya akan diperbaiki sementara dengan dibuatkan bronjong menggunakan dana tak tersangka. Namun karena, gerusan hujan yang terus menerus, akhirnya memutus jalan.

“Kami sudah meminta ke Bina Marga Provinsi untuk mengirimkan jembatan belling untuk jembatan sementara,” jelasnya.

rif

lowongan pekrjaan
Akuntansi, Administrasi,Marketing,Tehnisi ,Gudang/Driver, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….