Selasa, 2 Maret 2010 11:08 WIB News Share :

Anggota fraksi pendukung bailout tak seluruhnya hadir

Jakarta–Anggota DPR dari dua fraksi pendukung bailout Bank Century, yakni PAN dan PKB tidak seluruhnya hadir dalam rapat paripurna DPR Kasus Century,  Selasa (2/3).

Dari laporan Ketua DPR RI, Marzuki Alie saat menyampaikan pidato pembukaan rapat, selain FPAN dan FPKB, fraksi anggota koalisi lainnya, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), juga hanya bisa menghadirkan 21 dari 38 anggotanya.

“Rapat ini dihadiri 431 dari 560 anggota DPR RI, karenanya dinyatakan memenuhi kuorum dan terbuka untuk umum,” katanya.

Selengkapnya, menurut Marzuki, rapat paripurna DPR RI itu dihadiri 114 dari 148 anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD), 95 dari 106 anggota Fraksi Partai Golkar (FPG), 80 dari 94 anggota Fraksi PDI Perjuangan (FPDI-P), 43 dari 57 anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), 24 dari 46 anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), 21 dari 38 anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP), 16 dari 28 anggota Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), 23 dari 26 anggota Fraksi Partai Gerindra dan 15 dari 17 anggota Fraksi Partai Hanura.

Rapat dengan dua agenda utama itu, yakni pelantikan dan pengucapan sumpah Taufik Kurniawan dari FPAN sebagai Wakil Ketua DPR RI serta laporan Panitia Angket DPR RI tentang Pengusutan Kasus Bank Century.

Kendati jumlah anggota partai koalisi pemerintah kelihatan berkurang, namun internal Partai Demokrat, optimistis jika terjadi ‘voting’ dalam penetapan laporan hasil Pansus Angket Kasus Bank Century DPR RI, mereka bisa memenangkannya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, FPD, FPKB dan kemudian akhirnya didukung FPAN mendukung kebijakan ‘bail out’ sebesar Rp6,7 triliun kepada Bank Century, sementara enam fraksi lainnya (FPG, FPDI-P, FPKS, FPPP, FPGerindra, dan FPHanura) menyatakan kebijakan itu ada berbagai pelanggaran.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…