Selasa, 2 Maret 2010 16:26 WIB News Share :

41% Warga Kalsel berpostur pendek

Banjarmasin–Berdasarkan hasil riset kesehatan daerah (Riskesda) terhadap tumbuh kembang Balita di Kalimantan Selatan (Kalsel) menyebutkan, sekitar 41,8% warga Kalsel berpostur tubuh pendek.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel Rosihan Adhani di Banjarmasin, Selasa (2/3), seusai acara peringatan hari gizi nasional di Mahligai Pancasila.

Menurut Rosihan, persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 36,8%.

“Dibanding rata-rata nasional Kalsel memang masih tinggi, namun dibanding daerah lainnya, masih ada beberapa provinsi yang persentasenya di atas 40%,” katanya.

Masih tingginya warga Kalsel yang berpostur pendek, disebabkan kekurangan energi kronis (KEK) yang sifatnya menetap.

“Tentang postur tubuh ideal bayi, disesuaikan dengan umur dan berat badan bayi, artinya berat/tinggi bayi harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Ada rumus tersendiri untuk menentukannya,” katanya.

Khusus Kalsel, jelas dia, sejak beberapa tahun terakhir pemerintah terus menggalakkan perbaikan gizi masyarakat dengan berbagai program kesehatan antara lain dengan menempatkan bidan pada seluruh desa.

ant/rei

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…