Senin, 1 Maret 2010 20:02 WIB News Share :

SBY tegaskan bertanggung jawab

Jakarta–Presiden SBY menyatakan dirinya bertanggung jawab dalam pengambilan keputusan bailout Bank Century yang dilakukan pemerintah pada November 2008, meskipun keputusan tersebut diambil tidak melalui izinnya.

“Meskipun saya tidak ada di Tanah Air saat itu, meski dalam merumuskan langkah tindak perbankan dan perekonomian yang mesti dilakukan terhadap Bank Century dan meskipun baik Gubernur BI dan Menkeu tidak melalui izin saya, karena beliau bekerja dengan UU, saya katakan bahwa yang dilakukan penyelamatan perekonomian kita adalah benar. Pertama kali yang saya sampaikan pada tanggal 23 November 2008 dan saya ulangi lagi pada arahan di Cilangkap, di Madiun, sebagai tindakan untuk selamatkan perekonomian kita, itu benar. Dan saya bertanggung jawab,” tandasnya dalam pertemuan dengan para bankir di kantornya, Jakarta, Senin (1/3).

Dalam kesempatan tersebut, SBY meminta setiap lapisan masyarakat untuk melihat tanda-tanda nyata terjadinya krisis ekonomi global yang telah mengancam sektor keuangan dan ekonomi di Indonesia.

“Jadi meskipun secara operasional teknis dilakukan oleh pejabat yang berwenang, tetapi saya benarkan tindakan itu. Mari kita pahami apa kebijakan tersebut,” kata SBY.

Di depan para bankir yang hadir, SBY mengatakan, kebijakan penyelamatan Bank Century merupakan pilihan yang diambil oleh mereka yang berwenang saat itu, yaitu Gubernur BI Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang merupakan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Ditambahkan SBY, kebijakan penyelamatan Bank Century dilakukan untuk mengamankan negara sehingga tidak tertular krisis ekonomi global yang terjadi.

detikcom/rei

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….