Senin, 1 Maret 2010 20:27 WIB Klaten Share :

PDIP sandingkan Sunarna-Hartini

Klaten (Espos)–Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Klaten, Sri Hartini akan mendampingi Sunarna sebagai pasangan calon bupati (Cabub) dan wakil bupati (Cawabub) pada Pilkada September mendatang.

Keputusan itu sesuai hasil Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Klaten yang digelar di Gedung Purnama Jaya, Desa Tloyo, Kecamatan Wonosari, Klaten, Senin (1/3). Konfercab itu dipimpin oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Mangara Siahaan. Konfercab itu dihadiri sebanyak 23 Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Klaten. Sementara tiga PAC lainnya, yakni PAC Wedi, Ngawen, dan Jatinom tidak hadir.

Mangara Siahaan mengatakan, sebanyak 23 PAC yang hadir memberikan suaranya secara aklamasi kepada Hartini untuk mendampingi Sunarna maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang. “Semua PAC mengusulkan Hartini mendampingi Sunarna. Saya tinggal ketok palu saja. Kendati ada tiga PAC yang tidak hadir, keputusan itu sah karena sudah melebihi kuorum,” papar Mangara.

Kendati demikian, Mangara mengatakan, keputusan tertinggi untuk mengusung Cabup dan Cawabup dalam Pilkada mendatang tetap berada di rapat harian DPP di Jakarta. Menurutnya, DPP akan melakukan survei terlebih dahulu apakah pasangan Sunarna-Hartini itu sudah layak untuk maju dalam Pilkada Klaten mendatang.

Selain menetapkan Hartini untuk mendampingi Sunarna, Konfercab itu juga menetapkan Agus Riyanto sebagai Ketua DPC PDIP. Dia juga terpilih secara aklamasi menggantikan jabatan yang sebelumnya diduduki Hartini. Sementara jabatan sekretaris DPC dijabat oleh Andi Purnomo yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PAC Wonosari.

mkd

lowongan pekerjaan
STAFF ADMINISTRASI & KEUANGAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…