Senin, 1 Maret 2010 17:06 WIB News Share :

Kasus Century dipraperadilankan

Jakarta–Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terhadap kasus Bank Century yang sedang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Praperadilan MAKI itu didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan telah diterima dengan nomor registrasi perkara 10/Pid.Pra/2010/PN.Jkt.Sel tertanggal 1 Maret 2010.

“Kami ajukan praperadilan karena kami anggap penanganan kasus ini berlarut-larut,” kata Kordinator MAKI, Boyamin Saiman ketika ditemui di gedung KPK, Jakarta, Senin (1/3). Dia menjelaskan, MAKI sebenarnya sudah mengajukan praperadilan untuk kasus yang sama tujuh bulan yang lalu.

Namun, sampai saat ini, status penanganan kasus Bank Century masih dalam tahap penyelidikan. Menurut Boyamin, penyelidikan yang berlarut-larut itu patut diduga sebagai upaya untuk tidak meningkatkan penanganan kasus ke tahap penyidikan bersamaan dengan penetapan tersangka.

Berdasarkan Undang-undang, KPK tidak bisa menghentikan penanganan kasus dalam tahap penyidikan. “Bahwa berlarut-larutnya penanganan perkara tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan maka dapat dinilai sebagai iktikad buruk dalam penegakan hukum, sehingga hakim dalam mengisi kekosongan hukum menyatakan sebagai bentuk penghentian penyidikan atau penuntutan,” kata Boyamin.

Dia mencontohkan, kasus seperti itu pernah diputus oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sukoharjo Jawa Tengah dan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Lampung.

ant/rei

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…