Minggu, 28 Februari 2010 16:54 WIB News Share :

KA Mutiara Timur anjlok di Jember

Jember–Kereta api (KA) kelas eksekutif dan bisnis, Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya anjlok di Desa Sukoreno, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, Jatim, Minggu (28/2) siang.

Asisten masinis KA Mutiara Timur, M Hafid A saat dihubungi mengatakan, sedikitnya tujuh gerbong dari delapan gerbong yang ada anjlok dan keluar jalur rel KA, sehingga kereta terhenti di Km 120.

“KA Mutiara Timur anjlok sekitar pukul 11.30 WIB, tidak ada penumpang yang terluka. Semua penumpang selamat,” ujar Hafid. KA Mutiara Timur terdiri atas delapan gerbong penumpang dan satu lokomotif. KA itu membawa sebanyak 264 penumpang dari stasiun Banyuwangi menuju Surabaya.

Ia menjelaskan, kecepatan laju KA sekitar 45 kilometer per jam, sehingga kecelakaan KA tidak disebabkan pada faktor kecepatan KA.  “Saya tidak tahu penyebab anjloknya KA Mutiara Timur karena sejumlah petugas KA sedang menyelidiki,” ucapnya.

Kejadian itu membuat ratusan penumpang panik, dan berusaha keluar dari gerbong KA, bahkan para penumpang membawa barang-barangnya keluar KA. Salah seorang penumpang, Suratman, mengeluhkan anjloknya KA Mutiara Timur, sehingga perjalanannya ke Sidoarjo terlambat beberapa jam.

ant/rei

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…