Minggu, 28 Februari 2010 19:45 WIB News Share :

33 korban longsor berhasil dievakuasi

Bandung–Tim pencari korban longsor  di Gunung Tilu Perbukitan Walagri, Perkebunan Teh Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Minggu (28/2), kembali menemukan empat korban meninggal.

Empat korban itu, menurut petugas piket Hub Pusdikpasus (Pusat Pendidikan Kopasus), Dendi, di Ciwidey, Minggu, menjadikan seluruh korban yang ditemukan meninggal dunia sebanyak 33 orang. “Pencarian hari ini kembali menemukan empat korban, mereka adalah Jeni bin Dahlan, 24, Risma, 3, Ahmad Nuryadi, 22 dan Lilis Suminar, 30,” ujarnya.

Dikatakannya, keempat korban tersebut ditemukan dalam rentang waktu antara pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Menurut dia, kini masih ada 12 orang di desa itu yang dikabarkan hilang dan diduga juga menjadi korban tanah longsor yang terjadi pada Selasa (23/2).  Para korban itu ditemukan pada kedalaman longsor empat meter. Mereka ditemukan setelah tim pencari menggunakan alat berat dan mengangkat mereka dengan cara manual.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jabar Udjwala Prana Sigit, mencatat data orang hilang yang diduga tertimbun material longsor ada 45 orang terdiri dari laki-laki 12 orang, perempuan 21 dan anak-anak 12,” katanya. Dengan ditemukan 33 korban tersebut pada H+5 pencarian korban longsor, maka total korban yang masih belum ditemukan di dalam material longsor berjumlah 12 orang.

ant/rei

LOWONGAN PEKERJAAN
FORTUNA STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Hantu Komunisme Masih Menakutkan Anda?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (4/12/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah eljeha@gmail.com. Solopos.com, SOLO–”Communism? Nyet… nyet… nyet…[Komunisme? Tidak… tidak… tidak…].” Begitulah komentar orang Rusia…