Sabtu, 27 Februari 2010 23:42 WIB News Share :

Terkait kasus Century, Misbakhun siap dilaporkan

Jakarta— Misbakhun pun mengaku siap berhadapan dengan hukum. Menyusul tindakan Staf Khusus Presiden, Andi Arief, yang melaporkan kasus Letter of Credit (LC) fiktif yang diduga dilakukannya ke Mabes Polri.

“Nggak masalah. Saya siap. Saya tidak gentar sedikit pun,” tegas Misbakhun, Sabtu (27/2).

Mengenai tuduhan LC fiktif oleh Andi Arief tersebut, Misbakhun membantahnya. “Itu gagal bayar dan sudah direstrukturisasi semua. Tanya saja ke Bank Mutiara,” kata Misbakhun seraya membantah tuduhan soal LC itu membuat konflik kepentingan dirinya terhadap penyelidikan kasus Bank Century.

Sikap Andi Arief pun dinilai Misbakhun sebagai tindakan seorang penjilat. Ia meminta Presiden SBY memecat stafnya di bidang bantuan sosial dan bencana alam tersebut.

“Kita sedang berhadapan dengan orang-orang penjilat di sekitar presiden, kepengen punya poin di hadapan presiden supaya dilihat sebagai prestasi,” kata Misbakhun yakin apa yang dilakukan Andi bukanlah atas perintah presiden.

Misbakhun pun balik mengkritik Andi Arief. Menurutnya, apa yang dilakukan mantan aktivis mahasiswa itu sudah di luar koridor tugasnya sebagai staf khusus bidang bantuan sosial dan bencana alam.


dtc/rif

LOWONGAN PEKERJAAN
Tegar Transport Hotel Paragon Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…