Rabu, 24 Februari 2010 18:43 WIB Sragen Share :

Satpam SMA Sambungmacan tewas tersambar truk

Sragen (Espos)–Satpam SMAN 1 Sambungmacan, Usman, 48, tewas disambar truk tronton Nopol B 9900 JT saat menata rambu-rambu marka jalan di depan sekolah tempatnya bekerja, Rabu (24/2) pagi.

Nasib nahas yang menimpa warga Perumahan Margoasri, Puro, Karangmalang, Sragen, berawal saat korban menata rambu lalu lintas untuk membantu siswa menyeberang jalan raya Sragen-Ngawi di depan sekolah. Tiba-tiba, sebuah truk gandeng melaju dari arah timur dan menyerempet Usman hingga terpental.

Belum sempat bapak dua anak itu bangkit, dari arah barat muncul truk Nopol B 9900 JT dan menyambar tubuh korban. Truk gandeng kabur, sedangkan truk tronton yang dikemudikan Karno, 36, warga Karang, Desa Sedayu, Kecamatan Jumantono, Karanganyar yang menyambar korban berhasil diamankan petugas.

Korban sempat dibawa ke RSUD Sragen dan akhirnya tewas. Kapolres Sragen AKBP Drs Jawari melalui Kasatlantas AKP Wajiman, membenarkan adanya kecelakaan yang menewaskan warga Karangmalang itu. ” Kami akan melakukan pengejaran truk gandeng yang menyambar korban. Untuk sementara pengemudi truk tronton masih dalam pemeriksaan petugas,” pungkasnya.

trh

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Solusi Kemanusiaan untuk Jerusalem

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (13/12/2017). Esai ini karya Mudhofir Abdullah, Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah mudhofir1527@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pernyataan sepihak Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas Jerusalem sebagai ibu kota Israel yang…