Minggu, 21 Februari 2010 14:10 WIB News Share :

Bocah penderita Atresia Bilier dimakamkan

Banyumas (Espos)–Jenazah anak Balita penderita Atresia Bilier (saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal–red), Abdullah Ichsanul Fikri, 19 bulan, dimakamkan di permakaman umum Desa Banteran, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Minggu (21/2) pagi.
Fikri, nama panggilan Abdullah Ichsanul Fikri, meninggal dunia saat masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Sabtu (20/2) siang.
Jenazah Fikri pada hari itu juga oleh kedua orangtuanya, Ngabdu Salam, 33 dan Ani Purwaningsih, 32, dibawa pulang ke kampung halamannya di RT 04/RW 03, Desa Banteran.
Ngabdu mengatakan, anaknya meninggal dunia saat masih menjalani perawatan di RSCM sejak Rabu (10/2) melalui program bantuan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC).
“Setelah menjalani perawatan selama sepekan di RSCM, kondisi Fikri mulai membaik. Bahkan sempat direncanakan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat dr Kariadi Semarang,” katanya.
Dokter spesialis anak yang menangani Fikri, DR dr Hanifah Oswari SpAk, katanya, menyarankan bahwa kondisi Fikri stabil lebih dulu sebelum dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang.
Tetapi, katanya, pada Minggu (14/2) malam kondisi Fikri justru memburuk dan mengalami muntah darah sebagai akibat ada pembuluh darah yang pecah.
Kendati dokter telah melakukan berbagai upaya untuk kesembuhan Fikri, katanya, anak semata wayang itu tidak bisa diselamatkan nyawanya.
Pada kesempatan itu ia juga menyatakan kecewa karena pemerintah tidak memberikan bantuan melalui Program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dengan alasan keluarga mereka berada di luar daerah.
“Terus terang kami kecewa karena tidak bisa memperoleh jamkesmas. Padahal penyakit Fikri jauh lebih parah ketimbang seorang pasien lain yang di Depok yang bisa mendapatkan jaminan kesehatan daerah,” katanya.

rei/Ant

lowongan pekerjaan
AYAM BAKAR KQ 5, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…