Ilustrasi (JIBI//Harian Jogja/Dok)
Sabtu, 20 Februari 2010 16:57 WIB Hukum Share :

Tersangka lompat dari apartemen, polisi sulit ungkap jaringan Narkoba

Tersangka lompat dari apartemen, polisi sulit ungkap jaringan Narkoba

Jakarta— Tewasnya tersangka Narkoba yang melompat dari Apartemen disesalkan Kepala Satuan Narkoba Polres Depok Kompol Rusmartono.

Sebab menurut Kompol Rusmartono, dengan tewasnya Gow Edy setelah kurir Narkoba itu melompat dari lantai 23 Apartemen Menara Edelwies, Jalan Rajawali Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat, maka pengungkapan ke bandar jauh lebih sulit dilakukan.

“Karena tewas kita sulit untuk ungkap si A dan orang yang ada di atasnya,” ujarnya di ruangannya.

Rusmartono juga belum mengatahu motif Gow Edy melompat dari apartemen. Gow Edy sendiri merupakan kurir dari A, seorang bandar Narkoba.

“Kita belum tahu apakah karena panik atau sengaja untuk putuskan jaringan,” kata dia.

Sedangkan, Suli, teman wanita Gow Edy sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan. Tetapi Rusmartono mengatakan bahwa perempuan tersebut tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Sementara disinggung tentang kemungkinan Gow Edy dilempar dan bukannya melompat, Kapolres Depok Kombes Saidal Mursalin dengan tegas membantahnya.

“Kita punya saksi bahwa dia memang benar-benar melompat,” ujarnya.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Intelek Banal Kampus Milenial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (9/12/2107). Esai ini karya Adi Putra Surya Wardhana, alumnus Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah adiputra.48697@gmail.com. Solopos.com, SOLO¬†— Beberapa waktu lalu beberapa kawan yang menempuh…