Sabtu, 20 Februari 2010 19:24 WIB Ah Tenane Share :

Salah ambil

Hari Minggu, Gendhuk Nicole ikut ibunya, Lady Cempluk, ke Pasar Harjodaksino. Siswi jurusan Boga di SMK Swasta ini hendak mempersiapkan praktik masak sup rolade ayam di sekolahan esok harinya. Maka setelah membeli daging ayam, Gendhuk pun berniat pergi ke penggilingan daging milik Jon Koplo.

Ternyata, di sana antreannya banyak. ”Wadhuh, antrine akeh banget, Bu,” kata Gendhuk.

Ya wis, dagingnya diantrekke, terus ditinggal belanja saja. Bilang sama Jon Koplo, ini punya ibu. Nanti kalau sudah digiling biasanya dicenthelke di cagak, tinggal ambil. Jon Koplo wis apal kok,” kata ibunya. Gendhuk pun kembali ke kios gilingan dan melakukan semua yang diperintahkan ibunya.

Setelah hampir satu jam, Gendhuk kembali ke kios Jon Koplo hendak mengambil daging gilingan. Ternyata di sana antrean masih ramai. Namun ia merasa ayem karena sudah ada plastik lorek-lorek cementhel di cagak.

”Wah, gilinganku sudah jadi,” batin Gendhuk yakin karena bungkus yang ia pakai untuk antre tadi juga lorek-lorek.

Gendhuk pun bergegas mengambil plastik yang cementhel di cagak itu, tapi tiba-tiba… ”Eh, Mbak! Itu punya saya!” kata seseorang, sebut saja Tom Gembus.

Sayangnya suara mesin giling terlalu keras sehingga Gendhuk tak mendengarnya. Ia pun njawil Jon Koplo dan menyerahkan uang lima ribu sebagai ongkos giling. Koplo menunjukkan jarinya ke arah plastik yang dibawa Gendhuk, lalu nduding ke cagak. Tapi Gendhuk cuek saja. Pikirnya, Koplo saat itu hendak ngomong kalau itu plastik dari cagak. Gendhuk lalu membalikkan badannya, tapi ia dijawil genti oleh Jon Koplo.

Balekna neng cagak, Mbak! Itu punya Tom Gembus. Punya ibumu belum selesai digiling,” terang Jon Koplo seraya mematikan mesin gilingnya supaya Gendhuk mendengar.

Gendhuk pun jadi salah tingkah. Wajahnya jadi lorek-lorek abang ireng karena kisinan.

Kiriman Sekuntum Bidadari Wangi, SMK Sahid Solo, Kelas XII Resto 2, Solo

lowongan pekerjaan
PT.ARUTAMA BUMI STILINDO, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama-Sama Mengawasi APBD

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (8/12/2017). Esai ini karya Doddy Salman, mahasiswa S3 Kajian Budaya dan Media Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah doddy90@yahoo.com Solopos.com, SOLO–DPRD DKI Jakarta mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran…